Kisah Ayah Dan Anak Menuntun Unta

Kisah Ayah Dan Anak Menuntun Unta – Alkisah, seorang Ayah dan anak sedang perjalanan jauh sambil menuntun unta yang terlihat beberapa barang yang diletakkan diatas unta tersebut. Sampai mereka berpapasan dengan seseorang pedagang pertama. Dia berkata, “Dasar bodoh kalian… unta yang kuat dan kekar itu kok tidak dinaiki oleh salah satu dari kalian? Dasar Bodoh!”

Kisah Ayah Dan Anak Menuntun Unta

Kisah Ayah Dan Anak Menuntun Unta [kikecalvo.photoshelter.com]

Sang ayah kaget, dan menyuruh sang anak untuk naik unta tersebut. Tak lama kemudian mereka berpapasan dengan pedagang kedua. Dia Berkata, “Emang anak tak tau diri, masak Ayahnya dibiarkan berjalan menuntun unta yang dinaiki anaknya…!”

Sang Anak kaget, kemudia dia memper-silahkan ayahnya untuk naik unta. Tak lama kemudian mereka berpapasan dengan pedangang ketiga. Dia berkata, “Wah… wah… tega nian ini sang Ayah… masak anak yang belum besar ini disuruh menuntun unta, sedang ayahnya bersantai diatas unta…?”

Sang Ayah kaget, kemudian mengajak anaknya untuk naik bersama-sama ke atas unta. Hingga mereka bertemu dengan pedagang ke empat. Dia berkata.

“Dasar manusia-manusia tidak berperikehewanan! Onta kok dinaiki oleh dua urang dan barang-barang?… kasihanilah unta tersebut…!”

Kemudian sang ayah berkata kepada anaknya, “Anakku, memang ketika kita mengharap nilai dari manusia, maka akan seperti ini…. tidak jelas…, maka biarlah Tuhan yang menilai kita…!”

Hikmah Yang Dapat Kita Petik Dari Kisah Ayah Dan Anak Menuntun Unta

Sahabatku, Biarlah Tuhan Menilaimu… Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik. Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.

Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu. Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.

Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun. Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.

Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik. Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.

Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.

Refrensi : ceceem.blogspot.com dan jagatmotivasi.com

, , , , , , , ,